Beberapa waktu lalu dalam sebuah perjalanan saya melihat sebuah majalah yang dari cover-nya tampak bahwa bahasan utama edisi itu saya rasa cukup menarik karena itu pula akhirnya saya putuskan untuk membeli. Topik utama edisi itu kurang lebih membahas mengenai peluang usaha sebagai solusi PHK. Menarik bukan?
Ternyata setelah saya membaca beberapa artikel isinya tak semenarik yang saya bayangkan. Sebagian besar membahas mengenai peluang waralaba, sisanya masih ada usaha-usaha lain hanya saja kesemuanya itu membutuhkan modal yang tidak sedikit. Bagi pembaca yang adalah korban PHK dengan pesangon besar mungkin artikel ini berguna. Lantas bagaimana dengan para buruh pabrik yang menjadi korban PHK? Atau seorang mahasiswa yang mau mulai usaha? Akankah mereka membeli hak waralaba yang harganya puluhan hingga ratusan juta rupiah? Padahal justru kelompok inilah yang jumlahnya paling besar.
Memulai usaha seringkali memang menjadi momok bagi banyak orang terutama bagi mereka yang tidak dalam kondisi kepepet. Nah kalau Anda adalah korban PHK maka inilah saat yang tepat untuk mencobanya bukan? Toh jika Anda dalam kondisi seperti ini maka sudah nothing to loose. Daripada merenungi kesulitan hidup kenapa tidak mencoba memulai usaha.
Gampang bukan? Ya gampang namanya juga cuma ngomong, apa susahnya? Lalu modalnya darimana? Mulainya darimana? Nah bagian inilah yang paling klasik ditanyakan. Tidak salah jika demikian pertanyaannya, hanya saja jangan sampai pertanyaan ini menjadi penghalang untuk memulai.
Seringkali pertanyaan-pertanyaan itu muncul dan pikiran kita mencari-cari jawaban yang jauh lebih rumit dari kenyataannya. Darimana dapat pinjaman? Siapa yang mau kasih pinjaman wong usaha saja belum jalan? Jawabannya ya memang tidak ada! Siapa yang mau kasih pinjaman ke kita kalau usahanya belum jalan? Prospeknya belum jelas apalagi profitnya? Kalau dalam kondisi usaha belum jalan dan profit belum jelas sudah ada yang mau memberi pinjaman ya bersyukurlah sebab tidak semua orang punya kesempatan demikian. Read more »
Filed under: Bisnis dan Entrepreneurship | Comments Off